Kembali ke Artikel
Insight & Edukasi4 min waktu baca

Aplikasi RME Dokter Gigi Terintegrasi SATUSEHAT: Panduan Fitur Odontogram Digital dan E-Resep Klinik Gigi

V

Tim Redaksi Valtera

Diterbitkan pada 14 Agustus 2026

Gambar Aplikasi RME Dokter Gigi Terintegrasi SATUSEHAT: Panduan Fitur Odontogram Digital dan E-Resep Klinik Gigi

Transformasi Digital Pelayanan Kesehatan Gigi: Mengapa Dokter Gigi Wajib Menggunakan RME?

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) melalui Peraturan Menteri Kesehatan No. 24 Tahun 2022 telah mewajibkan seluruh fasilitas pelayanan kesehatan (Fasyankes), termasuk klinik gigi pratama, klinik spesialis gigi, dan Tempat Praktik Mandiri Dokter Gigi (TPMDG), untuk menerapkan Rekam Medis Elektronik (RME) yang terhubung ke platform SATUSEHAT.

Bagi dokter gigi dan perawat gigi, pencatatan rekam medis konvensional menggunakan kertas memiliki banyak kelemahan. Kartu status gigi fisik rawan terselip, rusak karena terkena cairan bahan cetak atau desinfektan, serta menyulitkan penelusuran riwayat restorasi gigi pasien di masa lalu. Dengan implementasi SIMRS Valtera Mandiri edisi Klinik Gigi, seluruh riwayat perawatan, foto rontgen panoramik intraoral, odontogram digital, hingga resep obat terkelola secara rapi dan aman berbasis cloud.

Apa Itu Odontogram Digital dalam Sistem RME Klinik Gigi?

Odontogram Digital adalah representasi grafis digital dari seluruh susunan gigi geligi pasien (baik gigi sulung maupun gigi permanen) yang menggunakan standar penomoran internasional FDI (Fédération Dentaire Internationale) Two-Digit System. Odontogram digital mencatat secara visual kondisi anatomi setiap elemen gigi, meliputi karies, tumpatan (tambalan amalgam, komposit, GIC), gigi tanggal (missing), mahkota tiruan (crown), perawatan saluran akar (root canal treatment), hingga impaksi gigi molar ketiga.

Keunggulan Odontogram Digital pada SIMRS Valtera Mandiri

Penggunaan modul odontogram digital dalam praktik dokter gigi modern memberikan keuntungan signifikan bagi dokter gigi dan pasien:

  • Visualisasi Interaktif & Cepat: Dokter gigi cukup mengklik permukaan gigi (Oklusal, Mesial, Distal, Bukal/Labial, Palatal/Lingual) pada diagram layar sentuh untuk menandai diagnosis dan tindakan klinis hanya dalam hitungan detik.
  • Pencatatan Riwayat Tindakan Berurutan (Historical Timeline): Setiap tindakan restorasi, ekstraksi, scaling, maupun ortodonti tersimpan secara kronologis lengkap dengan tanggal dan nama dokter pelaksana.
  • Dukungan Medikolegal & Identifikasi Forensik: Format odontogram standar Kemenkes RI memberikan kekuatan pembuktian hukum dan perlindungan medikolegal yang kuat bagi dokter gigi.
  • Integrasi Hasil Foto Intraoral & Rontgen: Dokter dapat langsung melampirkan berkas radiografi periapikal, sefalometri, dan foto klinis sebelum-sesudah tindakan ke dalam rekam medis pasien.

Standar Terminologi ICD-10 & ICD-9-CM Terintegrasi SATUSEHAT untuk Layanan Gigi

Salah satu syarat utama kepatuhan SATUSEHAT Kemenkes adalah standardisasi kode diagnosis dan prosedur medis. Modul RME Dokter Gigi Valtera Mandiri telah dilengkapi pencarian otomatis kode internasional khusus kedokteran gigi, antara lain:

Kondisi Klinis Gigi Kode ICD-10 Kode Prosedur ICD-9-CM Status Pemetaan SATUSEHAT
Karies Dentin (Dental Caries) K02.1 23.2 (Restoration of Tooth by Composite/Amalgam) Terintegrasi Otomatis (HL7 FHIR)
Pulpitis Akut / Kronis K04.0 23.70 (Root Canal Therapy / Endodontic) Terintegrasi Otomatis (HL7 FHIR)
Periodontitis Kronis K05.3 96.54 (Dental Prophylaxis / Scaling & Root Planing) Terintegrasi Otomatis (HL7 FHIR)
Impaksi Gigi Molar Bungsu K01.1 23.19 (Surgical Extraction / Odontektomi) Terintegrasi Otomatis (HL7 FHIR)
Gingivitis Akut Terkait Plak K05.0 24.2 (Gingivoplasty / Periodontal Therapy) Terintegrasi Otomatis (HL7 FHIR)

Modul E-Resep & Manajemen Bahan Medis Habis Pakai (BMHP) Dental

Klinik gigi sering kali mengalami kesulitan dalam memantau stok bahan habis pakai yang bernilai tinggi, seperti resin komposit, bonding agent, file endodontik, jarum citoject, lidocaine ampul, dan bahan cetak alginat. Dengan SIMRS Valtera Mandiri, setiap kali dokter membuat E-Resep dan menginput tindakan penambalan atau anestesi, stok BMHP otomatis terpotong secara akurat.

Hal ini mencegah kebocoran logistik, menghindari risiko bahan medis kedaluwarsa di laci dental cabinet, serta memudahkan bagian keuangan menyusun laporan laba rugi per tindakan secara otomatis.

Panduan 4 Langkah Praktis Memulai RME di Klinik Gigi Anda

  1. Pendaftaran Akun Fasyankes & Kode DFO: Pastikan klinik gigi atau praktik dokter mandiri telah memiliki kode Registrasi Fasyankes dari Dinas Kesehatan setempat.
  2. Aktivasi Cloud SIMRS Valtera Mandiri: Sistem langsung aktif dalam hitungan jam tanpa perlu membeli server lokal atau melakukan instalasi rumit.
  3. Pelatihan Singkat Staf & Dokter: Antarmuka yang intuitif memungkinkan dokter gigi dan asisten langsung mahir menggunakan odontogram digital dalam waktu kurang dari 30 menit.
  4. Go-Live & Bridging SATUSEHAT: Setiap pasien yang selesai ditangani otomatis terkirim datanya ke sistem SatuSehat Kemenkes dengan enkripsi penuh.

Ingin Digitalisasi Klinik atau Rumah Sakit Anda Tanpa Ribet?
Gunakan SIMRS Valtera Mandiri — Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit & Rekam Medis Elektronik (RME) terintegrasi SATUSEHAT Kemenkes RI & BPJS Kesehatan. Konsultasikan kebutuhan fasyankes Anda dan dapatkan demo gratis sekarang di Valtera.id.

Siap Bertransformasi Digital Bersama Valtera?

Tingkatkan efisiensi operasional rumah sakit atau klinik Anda dengan Valtera SIMRS & Valtera Medis RME resmi terdaftar SATUSEHAT Kemenkes RI.

Hubungi Marketing